Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2022

TIDAK ADA YANG MENJADIKAN HATI TERANG SEMISAL DZIKIR

TIDAK ADA YANG MENJADIKAN HATI TERANG  SEMISAL DZIKIR Ibnul Qayyim rahimahullah berkata: Dzikir itu adalah cahaya bagi orang yang berdzikir di dunia, dan cahaya baginya di alam kuburnya, dan cahaya baginya di harinya kembali menghadap Allah, dia akan mendapatkan cahaya dari arah depannya di atas Shirat. Maka tidaklah menjadi terang hati dan alam kubur dengan semisal berdzikir mengingat Allah. Allah Taala berfirman: أَوَمَن كَانَ مَيۡتٗا فَأَحۡيَيۡنَٰهُ وَجَعَلۡنَا لَهُۥ نُورٗا يَمۡشِي بِهِۦ فِي ٱلنَّاسِ كَمَن مَّثَلُهُۥ فِي ٱلظُّلُمَٰتِ لَيۡسَ بِخَارِجٖ مِّنۡهَاۚ. Dan apakah orang yang mati (hatinya) lalu Kami hidupkan dan Kami beri dia cahaya yang membuatnya dapat berjalan di tengah-tengah orang banyak, sama dengan orang yang berada dalam kegelapan, sehingga dia tidak dapat keluar dari sana?  [QS. Al-An’am: 122]

Keutamaan menutut ilmu

Keutamaan menutut ilmu 1. Dimudahkan Jalan ke Surga وَمَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ بِهِ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ Artinya: “Siapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR. Muslim, no. 2699). 2. Ditinggikan Derajatnya Hadis mencari ilmu lain juga menunjukan tingginya derajat  orang berilmu dibanding manusia lainnya. Rasulullah SAW bersabda: ٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ يَرْفَعُ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ قَالَ يَرْفَعُ اللَّهُ الَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ عَلَى الَّذِينَ آمَنُوا بِدَرَجَاتٍ Dari Ibnu Abbas radliallahu anhu: ketika menafsirkan ayat : (Allah meninggikan orang-orang yang beriman dari kamu sekalian, dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. al-mujadalah:11); dia berkata maksudnya adalah "Allah meninggikan orang-orang yang diberi ilmu atas orang-orang yang beriman beberapa derajat". (HR. Darimi) No. 356. 3. Dicintai Rasulul...