Postingan

TIDAK ADA YANG MENJADIKAN HATI TERANG SEMISAL DZIKIR

TIDAK ADA YANG MENJADIKAN HATI TERANG  SEMISAL DZIKIR Ibnul Qayyim rahimahullah berkata: Dzikir itu adalah cahaya bagi orang yang berdzikir di dunia, dan cahaya baginya di alam kuburnya, dan cahaya baginya di harinya kembali menghadap Allah, dia akan mendapatkan cahaya dari arah depannya di atas Shirat. Maka tidaklah menjadi terang hati dan alam kubur dengan semisal berdzikir mengingat Allah. Allah Taala berfirman: أَوَمَن كَانَ مَيۡتٗا فَأَحۡيَيۡنَٰهُ وَجَعَلۡنَا لَهُۥ نُورٗا يَمۡشِي بِهِۦ فِي ٱلنَّاسِ كَمَن مَّثَلُهُۥ فِي ٱلظُّلُمَٰتِ لَيۡسَ بِخَارِجٖ مِّنۡهَاۚ. Dan apakah orang yang mati (hatinya) lalu Kami hidupkan dan Kami beri dia cahaya yang membuatnya dapat berjalan di tengah-tengah orang banyak, sama dengan orang yang berada dalam kegelapan, sehingga dia tidak dapat keluar dari sana?  [QS. Al-An’am: 122]

Keutamaan menutut ilmu

Keutamaan menutut ilmu 1. Dimudahkan Jalan ke Surga وَمَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ بِهِ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ Artinya: “Siapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR. Muslim, no. 2699). 2. Ditinggikan Derajatnya Hadis mencari ilmu lain juga menunjukan tingginya derajat  orang berilmu dibanding manusia lainnya. Rasulullah SAW bersabda: ٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ يَرْفَعُ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ قَالَ يَرْفَعُ اللَّهُ الَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ عَلَى الَّذِينَ آمَنُوا بِدَرَجَاتٍ Dari Ibnu Abbas radliallahu anhu: ketika menafsirkan ayat : (Allah meninggikan orang-orang yang beriman dari kamu sekalian, dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. al-mujadalah:11); dia berkata maksudnya adalah "Allah meninggikan orang-orang yang diberi ilmu atas orang-orang yang beriman beberapa derajat". (HR. Darimi) No. 356. 3. Dicintai Rasulul...

Perkara yang Mengherankan

Perkara yang Mengherankan Imam Ibnul Jauzi rahimahullah berkata,  من عجائب ما أرى من نفسي ومن الخلق كلهم الميل إلى الغفلة عما في أيدينا، مع العلم بقصر العمر، وأن زيادة الثواب هناك بقدر العمل هاهنا.  "Termasuk perkara mengherankan yang aku saksikan pada diriku dan pada manusia seluruhnya adalah kecenderungan diri untuk lalai dari (akhirat) yang ada di hadapan kita. Padahal, telah diketahui bahwa umur ini sangatlah pendek, sementara bertambahnya pahala di akhirat sana adalah sekadar amalan hamba di dunia ini." [Sumber: Shaidul Khatir, hlm. 332]

berislam itu mudah,kita yang mempersulit

Berislam Itu Mudah, Kita yang Mempersulit Berislam itu mudah, bila sesuai petunjuk Nabi ﷺ maka ikuti dan bila menyelisihi petunjuk beliau ﷺ maka tinggalkan. Ubay bin Ka'b rodhiyallahu 'anhu berkata, وإن اقتصادا في سبيل وسنة خير من اجتهاد في خلاف سبيل وسنة "Dan sederhana di atas jalan Allah dan mengikuti sunnah (petunjuk) Rosul-Nya ﷺ itu lebih baik daripada bersungguh-sungguh tetapi menyelisihi jalan Allah dan sunnah Rosulillah ﷺ." (Riwayat Ibnul Mubarok "Az-Zuhd war Roqo'iq" hlm. 454, Ibnu Abi Syaibah "Al-Mushonnaf" 12/91, Al-Lalaka'i "Syarh Ushul I'tiqod Ahlussunnah" 1/30) Syaikh Al-'Allamah Sholih Al-Fawzan menjelaskan, "Ini ucapan yang agung bahwa amalan yang ringan tetapi di atas sunnah maka padanya terkandung kebaikan yang banyak. Adapun amalan yang dikerjakan susah payah sungguh-sungguh siang malam namun menyelisihi sunnah maka tidak akan berguna. Maka yang menjadi timbangan beramal di dalam berislam ini adalah ...

Bersatu Meski Kelihatannya Berpecah.

Bersatu Meski Kelihatannya Berpecah.. Ahlussunnah itu bersatu dalam perkara ushul, mereka satu hati meski dalam perkara furu' banyak berbeda pandangan.  Ahlussunnah sama-sama menjunjung tinggi sunnah (petunjuk) Rosulullah ﷺ, adapun perselisihan di antara mereka dalam suatu permasalahan itu karena mengikuti dalil bagaimanapun keadaannya. Syaikh Al-'Allamah Al-Utsaimin berkata,  فإذا خالفهم موافقة لدليل عنده فهو في الحقيقة قد وافقهم لأنه تمشي على ما يدعون إليه ويهدون إليه من تحكيم كتاب الله تعالى وسنة رسول الله ﷺ "Apabila di antara Ahlussunnah ada yang menyelisihi pendapat saudaranya karena berpegang dengan dalil yang diyakininya maka sebetulnya ia sepaham dengan mereka karena semuanya berjalan di atas apa yang mereka serukan dan apa yang mereka tunjukkan yaitu menjadikan dalil Al-Qur'an dan sunnah Rosulillah ﷺ sebagai landasan hukum." Kendati demikian, Ahlussunnah sepakat melarang manusia dari ta'asshub (fanatik buta) terhadap alim tertentu hingga mengultuskann...

kenyataan yg menyedihkan

*KENYATAAN YANG 🅼🅴🅽🆈🅴🅳🅸🅷🅺🅰🅽!!?* 💡🅘🅜🅐🅜 Ibnu Muflih رحمه الله berkata: *العجيب أن كثيرا من النّاس ينوحون على خراب الديار وقلة الأرزاق وذمِّ الزمان وغلاء اﻷسعار* *Sungguh mengherankan kebanyakan manusia menangisi atas rusaknya pemukiman, kurangnya rejeki, tercelanya waktu dan mahalnya harga* *لكنهم ما ناحوا يوما على غُربة الدين وموت السُّنن وتفشي البدع، ولم يبكوا على تقصيرهم* *Namun mereka tidaklah menangisi walaupun sehari [saja] atas keterasingan agama, matinya sunnah, serta tersebarnya kebid'ahan* ~ *Mereka tidaklah menangisi atas kelengahan mereka [terhadap perihal diatas]* *وذلك بسبب ضعف إيمانهم وعِظم الدنيا في عيونهم.* *Dan itu semua disebabkan oleh* •• *lemahnya ke imanan mereka,* •• *serta besarnya nilai dunia dimata mereka.* 📚 *الآداب الشرعية ٢٤٠/٣.*

Orang yang Paling Baik Islamnya

Orang yang Paling Baik Islamnya Dari Abdullah bin Amr bahwa seseorang bertanya kepada Rosulullah ﷺ, أي الإسلام خير؟ قال:  تطعم الطعام وتقرأ السلام على من عرفت ومن لم تعرف "Amalan apa yang paling baik dalam berislam? Beliau menjawab, “Memberi makan dan mengucapkan salam kepada orang yang engkau kenal dan orang yang tidak engkau kenal.”  (HR. Al-Bukhori 12 dan Muslim 39) Memberi makan dan mengucapkan salam sering dianggap sepele oleh sebagian orang. Padahal di sisi Allah terhitung sebagai amalan terbaik di dalam berislam.  Karena padanya terkumpul dua kebaikan. Yaitu kebaikan secara ucapan maupun perbuatan. Al-Hafidzh Ibnu Rojab Al-Hanbali menjelaskan, وجمع في الحديث بين إطعام الطعام وإفشاء السلام لأنه به يجتمع الإحسان بالقول والفعل وهو أكمل الإحسان وإنما كان هذا خير الإسلام بعد الإتيان بفرائض الإسلام وواجباته  "Di dalam hadits ini disebutkan dua amalan yang utama secara bersamaan yaitu memberi makan dan menebar salam. Karena dengan keduanya berkumpul kebaikan yaitu ke...